:::: MENU ::::

Sumber Informasi

Rabu, 23 September 2020

Inspector Mobil

Memiliki kendaraan berarti harus memperhatikan kondisi mobil setiap saat. Hal ini sangat penting apabila  mobil sering digunakan baik dalam jarak tempuh yang cukup dekat maupun jauh. Selain kondisi fisik, inspeksi juga dilakukan pada mobil dari sisi dapur pacunya, sehingga mencegah terjadinya hal buruk di tengah perjalanan. Untuk informasi lebih lanjut,  berikut 4 bagian penting yang diperiksa oleh jasa inspeksi mobil bekas.

Empat Bagian Penting Yang Ada Pada Mesin Mobil Yang Harus Diperiksa

1. Oli Transmisi Pada Mesin

Oli pada transmisi menjadi hal dasar dalam pengecekan pada mesin mobil. Ada beberapa indikator yang harus diinspeksi sesuai dengan jenis transmisi yang ada. Jika otomatis, maka pengecekannya pun perlu dilakukan secara cermat dan mendetail agar komponen bisa beroperasi dengan baik. Pengecekan oli transmisi dilakukan dengan memeriksa apakah keadaan oli matik masih bersih dan tidak ada serpihan logam.

2. Air Radiator Yang Ada Pada Mesin Mobil

Hal selanjutnya yang perlu diperiksa adalah volume air radiator di dalam mesin mobil. Layanan yang disediakan oleh jasa inspeksi mobil bekas ini akan mengecek berapa jumlah yang ada, dengan melihat ketinggian air di tabung cadangan atau yang disebut dengan reservoir. Lebih lanjut, air harus berada di antara batas terendah dan tertinggi. Bila ketinggian air mendekati level terendah, maka harus ditambahkan cairan radiator.

Jika air radiator melewati batas full yang sudah ditentukan, maka harus ada pengurangan dalam volume air. Jika melebihi kapasitas, maka akan menyebabkan air tidak dapat tersedot masuk ke dalam cooling system. Sedangkan pada mesin modern, tutup radiator tidak akan dibuka. Pasalnya pada mesin tertentu, gelembung udara yang dihasilkan dapat membuat mesin terlalu panas atau overheat.

3. Oli Mesin Pada Mobil

Bagian penting selanjutnya yang harus di cek adalah oli mesin. Pemeriksaan oli pada jasa inspeksi mobil bekas dilakukan saat mesin dingin, yang artinya mesin mobil harus dalam kondisi mati. Karena ketika mesin mobil dalam keadaan mati, maka posisi oli sedang berada di posisi yang normal. Kondisi ini memungkinkan pengecekan seberapa banyak volume oli yang tersisa pada kendaraan dengan jelas.

4. Aki Mobil

Yang terakhir dalam pengecekan mobil adalah aki. Pengecekan aki mobil harus menggunakan alat yang dikenal sebagai voltmeter. Alat ini harus dihubungkan ke terminal plus dan minus pada aki. Sebelumnya, pengecekan ini juga dapat dilihat dengan kondisi kedua terminal apakah ada indikasi karat dan kotoran. Jika ada karat, maka bagian yang korosi atau terkikis ini harus dibersihkan dengan sikat kawat atau amplas.

Selain itu, ada cara lain yang digunakan untuk memeriksa kesehatan aki pada jasa inspeksi mobil bekas. Yang pertama adalah indikasi suara yang berbunyi aneh saat mobil diputar ke posisi start. Ada juga hal yang bisa diperhatikan melalui lampu peringatan di dasbor. Saat memutar Kunci Kontak, maka lampu indikator akan menyala. Jika kondisi mobil lemah, maka lampu indikator  menjadi redup bahkan mati.

Itulah keempat pengecekan penting yang dilakukan untuk menjaga mesin. Jika Anda ingin memastikan keadaan mesin mobil, langsung saja gunakan layanan dari Otospector. Melakukan inspeksi secara menyeluruh pada bagian oli mesin, transmisi, aki hingga air radiator menjadi kunci utama. Jika pengecekan dilakukan secara detail dan benar, maka kondisi mobil bisa tetap prima. Namun perlu diketahui bahwa pengecekan akan memakan banyak waktu.  

Jumat, 18 September 2020

Jadwal Tidur

Kondisi pandemi saat ini menuntut siapapun untuk memastikan tubuhnya selalu fit. Namun keterbatasan gerak hanya di dalam rumah tidak jarang membuat Anda cepat stres. Apalagi untuk Anda yang saat ini sedang menjalani masa isolasi mandiri karena suatu alasan. Untuk membantu Anda agar tidak merasa tertekan atau stres, beberapa instansi kesehatan mengupayakan Layanan dokter corona online Indonesia agar bisa berkonsultasi dengan mudah.

Namun, selain memanfaatkan layanan tersebut, Anda juga tetap harus mengupayakan sendiri untuk menjaga kesehatan fisik dan jiwa Anda.  Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dipraktekkan selama masa isolasi mandiri:

 

1.     Perbaiki Jadwal Tidur

 

Kepadatan yang selalu menumpuk ketika berkegiatan di luar rumah tidak jarang membuat pola tidur tidak teratur. Lewat work from home Anda sekeluarga bisa memperbaiki jadwal tidur untuk tubuh yang lebih bugar. Cobalah untuk tidur lebih awal yakni jam 9 malam dan bangun lebih pagi jam 4 atau jam 5 pagi dan rasakan perbedaannya dalam jangka waktu 3 hari.

 

2.     Konsumsi Serat 40% dalam Menu Makan Harian

 

Terlalu banyak menampung lemak jenuh membuat tubuh lebih cepat lelah dan tidak semangat beraktivitas. Kembalikan tubuh fit secara instan dengan cara mulai mengonsumsi serat sebanyak 40% dari menu keseharian. Ganti makanan instan dan cemilan dengan buah favorit. Agar tidak jenuh Anda bisa bermain di cara pengolahannya.

 

 

3.     Minum Air Putih Hangat setiap Bangun Tidur

 

Dokter kini menyarankan agar mengembalikan fungsi ginjal dan organ lainnya dengan rajin minum air putih. Air hangat pun jadi rekomendasi utama dan harus diminum sesaat setelah bangun tidur. Untuk langkah awal, Anda cukup minum satu gelas air hangat di pagi hari. Bila sudah terbiasa Anda bisa meminum dua gelas secara bertahap.

 

4.     Olahraga Bersama selama 50 Menit

 

Olahraga ringan sekalipun hanya melakukan peregangan ternyata efektif menjaga tubuh agar selalu fit. Anda bisa melakukannya bersama keluarga di dalam rumah dengan begitu komunikasi tetap terjaga dan kondisi kejiwaan perlahan mulai membaik. Selain menjaga kesehatan tubuh, tips ini juga efektif agar setiap keluarga terjauh dari stres.

Lakukan 4 tips di atas mulai dari saat ini dan untuk hasil yang lebih memuaskan jangan lupa untuk dipraktekan setiap hari. Tubuh dan jiwa yang fit merupakan kunci dari segala kelancaran aktivitas sehari-hari. Bila bukan Anda yang menjaga kesehatan tubuh, maka siapa lagi?