:::: MENU ::::

Sumber Informasi

Kamis, 19 Agustus 2021

Asuransi Syariah

 

Tahukah Anda, kalau saat ini Anda juga sudah bisa mendapatkan produk asuransi unit link syariah? Tentunya ini adalah kabar baik, terutama bagi Anda yang selama ini lebih mantap memilih produk asuransi berlandaskan hukum syariah.

Serupa dengan produk asuransi unit link konvensional, produk perlindungan unit link syariah juga dapat menyediakan dua manfaat sekaligus, yaitu manfaat proteksi dan investasi. Hanya saja, yang membedakan adalah manfaat investasi dari produk asuransi yang satu ini dilakukan berdasarkan hukum syariah, di mana prinsipnya adalah tolong-menolong dan saling melindungi.

Meski demikian, sebelum Anda memilih unit link syariah, cermati dan ikuti 6 langkah berikut ini sebagai pertimbangan untuk membantu Anda membuat keputusan, ya! Apa saja?

 

Tips Pilih Unit Link Syariah


1.      Pahami kebutuhan Anda.

Salah satu kunci penting dalam memilih asuransi yang tepat adalah dengan memahami apa kebutuhan. Anda bisa melakukannya dengan mempertimbangkan dulu apa proteksi yang ingin Anda peroleh, tujuan investasi Anda, serta hasil investasi yang ingin diperoleh. Dengan begitu, Anda tidak akan sembarangan memilih asuransi, apalagi memilih hanya karena ikut-ikutan atau tergiur iming-iming tertentu. Jadi, asuransi yang Anda beli pun bisa memberikan proteksi dan manfaat yang pas untuk Anda.


2.      Sesuaikan dengan kemampuan Anda.

Setelah menentukan apa saja kebutuhan Anda, langkah berikutnya adalah memastikan bahwa apa yang Anda butuhkan juga sesuai dengan kemampuan. Pasalnya, agar manfaat proteksi dapat berjalan, Anda wajib membayar premi secara tertib. Nah, besaran premi inilah yang perlu Anda sesuaikan dengan kemampuan finansial Anda.


3.      Pahami cara kerjanya.

Karena karakteristiknya, unit link syariah memiliki cara kerja yang cukup berbeda dibandingkan asuransi jiwa konvensional. Pasalnya, premi yg Anda bayar merupakan dana kontribusi yang akan dialokasikan untuk dua kebutuhan: proteksi (asuransi) dan investasi. Selain itu, dalam unit link syariah investasinya tentu juga harus sesuai dengan prinsip syariah, kan? Jadi, kenali dan pahami dengan menyeluruh agar Anda tidak salah pilih.


4.      Pilih instrumen investasi berdasarkan karakter Anda.

Performa dan hasil dari investasi Anda utamanya ditentukan oleh jenis instrumen investasi yang dipilih. Tapi, Anda juga perlu pilih instrumen investasi yang sesuai dengan karakteristik Anda – agresif, moderat (menengah), atau lebih suka cari aman (konservatif)?


5.      Pilih perusahaan asuransi legal, terpercaya, dan punya reputasi baik.

Ketika Anda memilih produk asuransi, sangat penting untuk memilih hanya perusahaan asuransi yang benar-benar legal, terpercaya, dan memiliki reputasi baik. Anda bisa pastikan dulu bahwa perusahaan tersebut sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga aktivitasnya diawasi oleh OJK. Kemudian, cek risk based capital (RBC) alias rasio kecukupan modal berbasis risiko, yang angkanya adalah 30 persen sesuai persyaratan dari OJK.


6.      Segera daftar selama masih sehat.

Apa pun jenis produk asuransi yang Anda pilih – termasuk unit link syariah – alangkah  baik apabila Anda mendaftar dalam kondisi masih sehat. Karena itu, membeli asuransi sedini mungkin justru sangat disarankan. Pasalnya, kondisi yang masih sehat berarti risiko pengajuan klaim yang lebih rendah di mata perusahaan asuransi, dan hal ini dapat mempengaruhi nilai kontrak asuransi serta besaran premi.


Nah, itu dia 6 tips dan pertimbangan penting sebelum membeli unit link syariah. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat bagi Anda dalam proses memilih unit link syariah yang tepat serta sesuai dengan kebutuhan maupun kemampuan Anda, ya!

 

0 komentar:

Posting Komentar